Postingan

Populer

Mewujudkan Pernikahan Impian: Intimacy, Simplicity, and Low Budget

“Marriage is not a noun; it’s a verb. It isn’t something you get, but something you do.”-Anonim 
Atas izin Allah dan ridha dari lika-liku panjang, akhirnya saya menikah pada 28 Oktober 2018. Momen pernikahan adalah momen yang paling membahagiakan, but also quite challenging at the same time. Terlebih saya sebagai survivor broken home yang sempat memiliki trauma pernikahan orang tua.
Pada edisi tulisan kali ini, saya akan berbagi tentang persiapan yang saya dan Mas Azwar (suami) lakukan sebelum melangsungkan acara pernikahan. Ulasan akan lebih banyak pada manajemen nikah on budget! Hehehe. Tentunya setiap orang memiliki cita-cita dan pengalaman menikah tersendiri. Sehingga perlu saya sampaikan di awal bahwa apa yang saya bagikan disini adalah berdasar cita-cita dan pengalaman kami yang barangkali berbeda dengan pembaca. Namun semoga bisa memperkaya khazanah kita bersama ya! ;)



Introduksi: Persiapan Awal Banyak persepsi yang menyebut bahwa acara akad dan resepsi atau tasyakuran menjadi tang…

Meditasi: Ketenangan Hidup adalah Sumber Kebahagiaan

Gambar
Disclaimer: apa yang saya bagikan dalam tulisan ini adalah murni apa yang saya lakukan. Saya bukanlah seorang yang mafhum mengenai meditasi, sehingga apa yang saya bagikan tentu masih jauh dari kelengkapan informasi tentang meditasi secara utuh.
Siapa yang sudah tahu kabar terakhir tentang Thailand cave rescue yang jadi perbincangan hangat akhir – akhir ini? Tepat hari ini saya menulis (11 Juli 2018), ketiga belas orang yang terjebak di dalam Goa Tham Luang Nuang berhasil diselamatkan! Sebagai permulaan, nampaknya kita perlu sejenak refleksi dan menyetujui bahwa momen ini menjadi pengingat bahwa persatuan dan kerjasama ternyata beyond everything. Bagaimana tidak, misi penyelamatan ini sangat dramatis melibatkan ribuan orang yang terdiri dari berbagai latar belakang serta negara. Jalur evakuasi menuju lokasi penyelamatan yang amat panjang (4 km!) ditambah dengan kondisi goa yang terendam banjir menjadi medan tempur yang sangat sulit ditaklukkan.
Saya mengetahui berita ini pada tanggal 2…

Perempuan Penunggu dan Ksatria Peneduh (1/2)

Ruas jalan yang sunyi untuk perempuan yang hatinya dihinggapi sepi.
Rupa titik – titik air menjadi buih karena hujan yang tak berkesudahan. Langit abu gelap menggumpal pertanda hujan akan turun lebih lama. Terlebih matahari muncul temaram semenjak pagi.
Perempuan itu telah menunggu beberapa jam di gubuk tepi sawah. Menunggu adalah bagian besar dari hidupnya. Maka barang tentu sabar sudah menjadi nyawa perjalanannya.
Perempuan yang namanya tertulis sebagai surah keempat dalam Al Qur’an, Annisa, itu meyakini bahwa menunggu adalah bentuk perjuangan. Berpacu dengan waktu, bermain dengan logika, beradu dengan keyakinan adalah rumus yang tak bisa dijabarkan dalam sebuah penantian. Sementara, setiap penantian merupakan hal yang berharga. Sebab jika tidak berharga, mengapa harus ditunggu? Dinantikan?
“Hoiii! Mau ikut denganku?” Jemari Annisa berhitung sebelum menjawab tawaran lelaki bermotor bebek yang tengah berhenti di hadapannya.
Tawaran ketiga belas, pikirnya.
“Tidak! Terima kasih.”
Lelaki itu…

Untuk yang Terhangat dalam Pelukan

Gambar
Jika ada yang bertanya pada saya, “Apa hal terbesar dan paling berharga yang kamu miliki?” maka salah satu jawabannya adalah sahabat.
Buat saya, sahabat adalah tempat berpulangnya hati yang temaram, tempat terhangat untuk berbagi, tempat ternyaman untuk berangan tentang masa depan.
Saya sangat bersyukur Tuhan menganugerahi saya sahabat – sahabat yang sangat baik, tulus, dan sederhana. Dengan mereka, saya bebas berekspresi tanpa tendensi. Dengan mereka, obrolan paling remeh pun menjadi hal yang bikin candu. Dengan mereka, saya bertahan hidup sampai detik ini.
“GENG KOBRA” adalah nama dari perkumpulan kami. Nama yang sungguh tidak berarti apa - apa. Yang berarti adalah sesiapa yang ada di dalamnya.
Pertemuan kami ternyata sudah dirancang sangat indah oleh Tuhan. Lambat laun kami kekal dalam kasih sayang persahabatan. Banyak momen sudah kami lewati bersama; tentang pekiknya tawa yang selalu hadir di setiap kebersamaan, tentang luapan tangis yang tak jarang memburu, juga tentang pedihnya kehi…